Judul Buku : Proses Pembangunan Desa
Penyusun : B.N. Marbun, SH.
Penerbit : Erlangga
Tahun : 1988
Judul Buku : Extension Education and Rural Development
Penyusun : John Wiley
Editor : Bruce R
Penerbit : British Library
Tahun : 1981
Pengambilan dua buku yang berbeda sumber ini bertujuan agar dapat mengetahui pembangunan desa dari berbagai sudut pandang.
Dalam buku ini penulis lebih sering menceritakan tentang kondisi desa-desa pada masa penjajahan yang dilingkupi dengan kemiskinan, dikarenakan mata pencaharian masyarakat yang tidak mengalami perkembangan apapun, baik dari segi luas tanah maupun cara pengolahan, padahal jumlah penduduk desa terus bertambah mengakibatkan tidak terpenuhinya kebutuhan.
Selain itu penulis memaparkan kehidupan desa di indonesia berada dalam masa transisi dan lingkungan sosial yang banyak menimbulkan banyak pertanyaan tanpa jawaban yang memuaskan, seperti menurunnya rasa solidaritas, tanah garapan yang tidak cukup, pengangguran, kemiskinan dan hari depan yang suram.
Dari keterangan tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa desa memiliki sumber daya alam dan lingkungan yang sangat melimpah, akan tetapi penduduk atau sumber daya manusia yang ada, tidak mampu mengelola sumber daya alam tersebut dengan baik sehingga menimbulkan berbagai permasalahan khususnya kemiskinan.
Mengingat masalah desa identik dengan masalah kemiskinan, tanah garapan yang tidak cukup, keterbelakangan dan pengangguran maka pendekatan sektoral atau parsial hanya mengurangi rasa sakitnya tetapi tidak menyembuhkan penyakit atau masalah yang ada dan tidak tidak menyediakan bekal bagi proses penyehatan menyeluruh untuk masa depan. Penulis mencoba menjembatani permasalahan yang ada pada desa lewat pembangunan yang menyeruluh dan integral serta berpola nasional sebagai pelengkap bagi kerangka strategi yang telah digariskan dalam Garis-garis Besar Halauan Negara (GBHN). Berikut Kerangka pokok yang penulis berikan.
1. Pembangunan Industri Besar yang Padat Karya di luar pulau Jawa
2. Pembangunan secara Integral Kota – Pinggiran Kota dan Desa sekelilingnya
3. Pembangunan Integral Kota dan Desa Pantai serta Sistem Komunikasi
4. Indonesia dan kekayaan laut yang belum dikembangkan
5. Transmigrasi dan Cita-cita Pancasila serta Perencanaan yang lebih integral
6. Pembangunan industri menengah dan kecil di pinggiran Kota – Desa
7. Pembangunan Pertanian dan Perikanan Industri di Indonesia
8. Sistem Pendidikan dan Pembangunan desa.
Secara sepintas dari beberapa masukan atau ide dari penulis merupakan sebuah hayalan semata, akan tetapi kerangka pikiran tersebut memang diperlukan dalam pembangunan desa ke masa depan.
Riview buku yang kedua yang berjudul Extension Education and Rural Development pada Bab 2 hal 25 menjelaskan 5 dasar pembangunan desa yang ada di negara solomon yaitu :
1. Hubungan kemasyarakatan atau Sosialisasi
Sosialisasi antar masyarakat sangat mempengaruhi dalam proses pembangunan desa, karena jika antar masyarakat memiliki masalah yang mengakibatkan permusuhan maka pembangunan desa tersebut akan terhambat. Selain itu didalam buku ini mencontohkan proses sosialisasinya seperti seorang guru yang memberikan informasi kepada murid-murid mengenai kondisi desa saat ini dan bagaimana untuk membagun desa agar menjadi lebih baik
2. Nilai-nilai
Nilai-nilai yang ada didalam desa itu menjadikan dasar terhadap pembangunan desa seperti adanya solidaritas yang tinggi dan gotong royong
3. Strata Sosial
Strata sosial juga menjadi dasar pembangunan desa seperti para pejabat dan tokoh masyarakat mendukung dengan adanya perubahan dan pembangunan desa.
4. Dorongan atau Motivasi
Dorongan tersebut akan timbul karena melihat kondisi desa yang memiliki keterbelakangan dalam berbagai bidang. Hal ini dijadikan sebuah motivasi untuk dijadikan dasar pembangunan desa
5. Kepemimpinan
Sangat dibutuhkan dalam pembangunan desa karena adanya sosok pemimpin dapat menggerakkan masyarakat, tentunya jika menginginkan pembangunan desa yang baik dan berwawasan lingkungan diperlukan sosok pemimpin yang arif dan bijaksana.
Dari 5 dasar tersebut merupakan point-point yang harus ada dalam pembangunan desa karena jika salah satu saja tidak ada maka akan mengakibatkan terhambatnya pembangunan desa.Terdapat persamaan prinsip dari kedua buku tersebut terhadap pembangunan desa akan tetapi hal tersebut tidak bertolak belakang terhadap buku yang laen bahkan saling melengkapi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar